-
Title
-
Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini Dengan Pemberian Nutrisi Awal Pada Bayi Baru Lahir Di Klinik Gloria kec. Telukdalam Kab. Nias Selatan Tahun 2020
-
Abstract
-
Diperkirakan 78.000.000 bayi baru lahir tidak menyusui dalam 1 jam pertama kehidupan, menempatkan mereka pada risiko yang lebih tinggi dari kematian dan penyakit membuat mereka lebih kecil kemungkinan untuk melanjutkan menyusui, dalam laporan baru, Sebagian besar bayi baru lahir di negara berpenghasilan rendah dan menengah. Inisiasi Menyusu Dini adalah permulaan kegiatan menyusu dalam satu jam pertama setelah bayi baru lahir, dengan usaha sendiri dengan kata lain menyusu bukan disusui. Tujuan untuk mengetahui Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini Dengan Pemberian Nutrisi Awal Pada Bayi Baru Lahir di klinik Gloria Kec. Telukdalam Kab. Nias Selatan. Di samping itu inisiasi menyusu dini akan sangat membantu dalam keberlangsungan asi eksklusif (asi saja) dalam lama menyusui. Dengan demikian, bayi akan
terpenuhi kebutuhannya hingga usia 2 tahun, dan mencegahnya kekurangan gizi. Jenis penelitian Deskriptif yang dilakukan di klinik Gloria dengan populasi semua
bayi baru lahir, sampel berjumah 16 responden, teknik pengambilan sampel total sampling, pengumpulan data menggunakan data primer dengan observasi. Analisa
data dengan menggunakan bivariat untuk distribusi frekuensi.
Dari hasil penelitian tentang Pelaksanaan Inisiasi Menyusus Dini di klinik Gloria adalah yang melakukan IMD sebanyak 5 orang (31,3%), Yang memberikan ASI sebanyak 10 orang (62,5%), sebagian melakukan IMD sebanyak 11 orang (68,8%), Yang memberikan ASI+SUFOR sebanyak 6 orang (37,5%), dan tidak melakukan IMD sebanyak 0 responden (0%), yang
memberikan SUFOR sebanyak 0 responden (0%), dengan jumlah responden 16 responden. Dari penelitian ini peneliti menyimpulkan bahwa tingkat pelaksanaan IMD masih kurang 11 responden (68,8%) dan minoritas yang berpengetahuan baik 5 responden (31,3%), dan yang memberikan ASI dengan berpengetahuan baik 10 responden (62,5%) dan yang kurang baik 6 responden (37,5%) di Klinik Gloria Tahun 2020, Hal ini bahwa dikarenakan kurangnya pengetahuan tentang pelaksanaan IMD
-
Creator
-
Maduwu, Desni Wulan Sari (STIKes Santa Elisabeth Medan, 2024)
-
Date
-
2020