Tingkat Pengetahuan Akseptor Keluarga Berencana Tentang Metode Operasi Wanita di Puskesmas Hilisalawa’ahe Kabupaten Nias Selatan Tahun 2020
- Title
- Tingkat Pengetahuan Akseptor Keluarga Berencana Tentang Metode Operasi Wanita di Puskesmas Hilisalawa’ahe Kabupaten Nias Selatan Tahun 2020
- Abstract
-
Tubektomi adalah setiap tindakan pada kedua saluran telur yang mengakibatkan orang atau pasangan yang bersangkutan tidak akan mendapat keturunan lagi. Kontrasepsi ini untuk jangka panjang dan sering disebut tubektomi atau sterilisasi, dengan demikian sel telur tidak dapat bertemu dengan sperma lakilaki sehingga tidak terjadi kehamilan, dan alat kontrasepsi permanen untuk mencegah keluarnya ovum dengan cara mengikat/memotong saluran tuba falopi.
Sterilisasi (tubektomi) merupakan salah kontrasepsi yang paling efektif. Keefektifan metode sterilisasi mencapai 98,85% bila dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur yang telah ditetapkan.Tujuan mengetahui pengetahuan akseptor keluarga berencana tentang metode operasi wanita di Puskesmas hilisalawa’ahe. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Hilisalawa’ahe Kabupaten Nias Selatan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh akseptor keluarga berencana di puskesmas Hilisalawa’ahe dan sampel sebanyak 30 respondent, instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Kesimpulan dari penelitian tersebut yaitu Pengetahuan akseptor KB tentang metode operasi wanita di Puskesmas Hilisalawa’ahe dikategorikan berpengetahuan kurang 25 responden (83,3%). Pengetahuan akseptor KB tentang defenisi MOW dikategorikan kurang 16 (53.3%). Pengetahuan akseptor KB tentang keuntungan MOW dikategorikan cukup 16 (53.3%). Pengetahuan akseptor KB tentang kerugian MOW dikategorikan cukup 24 (80.0%).
Pengetahuan akseptor KB tentang indikasi MOW di Puskesmas Hilisalawa’ahe dikategorikan cukup 18 (60.0%). pengetahuan akseptor KB tentang kontraindikasi MOW dikategorikan cukup 24 (76.7%). Sarannya adalah semoga penelitian ini menambah pengetahuan penulis tentang tingkat pengetahuan akseptor KB tentang metode operasi wanita, bisa menjadi materi pembelajaran bagi kalangan mahasisiwa bidan, bisa menjadi bahan masukkan bagi peserta KB tentang pemilihan kontrasepsi dan diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi bahan masukan bagi puskesmas dalam upaya
peningkatan pelayanan kesehatan (penyuluhan, ketersediaan alat, dan fasilitas kesehatan) kepada peserta KB tentang pemilihan alat kontrasepsi - Creator
- Lombu, Asri Puspita Sari (STIKes Santa Elisabeth Medan, 2024)
- Date
- 2020
