Gambaran Efek Samping KB Suntik Aktif Depo Medroksi Progesteron Asetat pada akseptor di Klinik Sally Tahun 2019
- Title
- Gambaran Efek Samping KB Suntik Aktif Depo Medroksi Progesteron Asetat pada akseptor di Klinik Sally Tahun 2019
- Abstract
-
Program KB di Indonesia sudah mulai sejak tahun 1957, namun masih menjadi urusan kesehatan dan belum menjadi urusan kependudukan.semakin meningkatnya jumlah penduduk Indonesia serta tingginya angka kematian ibu dan kebutuhan akan kesehatan reproduksi, program KB selanjutnya digunakan sebagai salah satu cara untuk menekan pertumbuhan jumlah penduduk serta meningkatkan kesehatan ibu dan anak. ( Sari, 2017). KB suntik 3 bulan, adalah jenis suntikan KB yang diberikan 3 bulan sekali. Salah satu yang mempengaruhi KB suntik 3 bulan ini adalah efek
samping. Efek samping dari KB Depo Medroksi Progesteron Asetat adalah perubahan berat badan, berupa adanya peningkatan pada berat badan 1-5 kg,adanya penurunan pada berat badan mulai 1-3 kg, dan peningkatan badan normal.
Gangguan haid, dan Cloasma. Penelitian ini di lakukan untuk melihat efek samping dari penggunaan KB Depo Medroksi Progesteron asetat di klinik Sally Jl. Tempuling No.83, Sidorejo, Medan Tembung dengan metode purposive sampling
dengan jumlah responden sebanyak 28 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 28 responden yang mengalami peningkatan berat badan berjumlah 25 responden (89,28%), yang mengalami efek samping gangguan haid 11 responden
(39,28%), dan yang mengalami efek samping cloasma berjumlah 7 responden (25%). Setelah di lakukan penelitian, hormon yang mengakibatkan nafsu makan meningkat dan lama pengunaan dari efek samping KB Depo Medroksi Progesteron asetat ini yang berpengaruh terhadap timbulnya efek samping. Efek samping yang paling banyak di alami oleh responden atau akseptor KB Depo Medroksi Progesteron asetat kenaikan berat badan dan gangguan haid - Creator
- Panjaitan, Midarti (STIKes Santa Elisabeth Medan, 2024)
- Date
- 2019
