Asuhan Kebidanan Pada Ny. D Usia 74 Tahun Dengan Prolapsus Uteri Tingkat II di Ruangan Santa Elisabeth di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Tahun 2018
- Title
- Asuhan Kebidanan Pada Ny. D Usia 74 Tahun Dengan Prolapsus Uteri Tingkat II di Ruangan Santa Elisabeth di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Tahun 2018
- Abstract
-
Di Indonesia sejak zaman dahulu telah lama dikenal istilah peranakan turun dan peranakan terbalik. Prolapsus uteri adalah keadaan yang sangat jarang terjadi. Frekuensi kejadian prolapsus uteri sendiri di Indonesia hanya 1,5% saja. Kebanyakan terjadi pada usia tua dibandingkan pada usia muda. Hal ini di sebabkan oleh kelemahan dari otot dan struktur fascia pada usia yang lebih lanjut. Berdasarkan buku daftar Opname di ruangan Santa Elisabeth di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Periode januari 2017-Mei 2018 sebanyak 15 rekam medis. Berdasarkan daftar Opname menunjukkan kejadian prolapsus pada usia >70 tahun sebanyak 5 orang dan pada usia >30-70 tahun 9 orang dan pada usia <30 tahun sebanyak 1 orang. Tujuan : Penulis diharapkan terampil dalam memberikan asuhan kebidanan pada lansia usia 74 Tahun dengan Prolapsus Uteri tingkat II melalui pendekatan manajemen Varney. Metode : Laporan ini merupakan laporan studi survey dengan metode Deskriptif, lokasi study kasus ini di Ruangan St. Elisabeth di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan. Subjek studi kasus yang di ambil penulis yaitu Lansia yang dilakukan pada 09 Maret sampai 14
Maret 2018. Teknik pengumpulan data melalui pengumpulan data subjektif dan objektif. Hasil : Setelah dilakukan asuhan kebidanan pada Lansia selama 5 hari, dengan cara melakukan operasi histerektomi vaginal, melakukan perawatan pasca operasi dengan baik, didapatkan hasil keadaan umum ibu baik, hasil pemeriksaan fisik dalam batas normal, ibu dapat melakukan aktivitasnya seperti semula dan masalah sebagian teratasi. Ibu diharapkan dapat menjaga personal hygiene dengan demikian komplikasi dapat terdeteksi secara dini dan segera mendapat penanganan - Creator
- Tafonao, Jayanti (STIKes Santa Elisabeth Medan, 2024)
- Date
- 2018
