-
Title
-
Asuhan Keperawatan Medikal Bedah Pada Tn. A Dengan Gangguan Sistem Neurologi: Stroke Non Hemoragic Di Ruang Melania Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Tahun 2025
-
Abstract
-
Stroke Non Hemoragik merupakan sindroma klinis sebagai akibat dari gangguan vaskuler. Saat terjadi stroke, aliran darah ke otak terganggu sehingga terjadinya iskemik yang berakibat kurangnya aliran glukosa, oksigen dan bahan makanan lainnya ke sel otak. Dampak yang paling serius yang ditimbulkan oleh penyakit stroke yaitu kematian. Namun jika penderita stroke tidak meninggal, akibat yang umumnya dirasakan adalah kelemahan pada anggota gerak (hemiparesis) hingga kecacatan, gangguan bicara, bicara pelo, sakit kepala. Beberapa faktor risiko yang mengakibatkan terjadinya stroke non hemoragik yaitu hipertensi, penyakit kariovaskuler, asam urat, diabetes melitus, umur, jenis kelamin, dan faktor risiko lainnya seperti merokok, konsumsi alkohol, penggunaan kokain, obesitas, dan riwayat stroke. Pengkajian merupakan tahap awal proses keperawatan, mencatat hasil informasi dari pasien yang telah dikumpulkan, membuat data dasar dan respon pasien tentang kesehatan. Hasil analisis yang baik mempengaruhi dentifikasi masalah keperawatan yang akan di tentukan. Adapun keluhan pasien yaitu pasien mengeluh lemas, sakit kepala dan oyong dan mengalami lemah bagian anggota tubuh sebelah kiri, rentang gerak otot kiri terjadi penurunan kekuatan otot, observasi tekanan darah 160/90 mmHg, T/P: 37/90 x/I, RR: 20x/I. Dari pengkajian tersebut muncul beberapa diagnosa antara lain :
1) Penurunan kapasitas adaptif berhubungan dengan edema serebral (stroke iskemik)
2) Gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan penurunan kekuatan otot
3) Gangguan komunikasi verbal berhubungan dengan gangguan neuromuskular.
Intervensi keperawatan adalah perancangan tindakan yang akan dilakukan dalam asuhan keperawatan dengan tujuan meningkatkan status kesehatan pasien. Dibutuhkan data yang cukup akurat beserta diagnose keperawatan yang telah ditentukan. Perancangan harus disesuaikan dengan buku intervensi agar mendapatkan hasil yang optimal. Intervensi keperawatan antara tinjauan teoritis dengan kasus pasien kelolaan sama ( tidak terdapat kesenjangan) yaitu diambil dari pedoman buku Standart Intervensi Keperawatan Indonesia sesuai dengan diagnosa keperawatan (masalah) yang ditemui.
Implementasi keperawatan antara tinjauan teoritis dengan kasus pasien kelolaan terdapat kesenjangan. Diagnosa keperawatan yang muncul pada kasus yaitu penurunan kapasitas adaptif, gangguan mobilitas fisik dan gangguan komunikasi verbal. Pada tahap implementasi penulis berusaha menyesuaikan dengan rencana tindakan keperawatan yang telah dibuat berdasarkan tujuan yang ingin dicapai, meski tidak semua tindakan keperawatan dilaksanakan. Penulis menyesuaikan dengan situasi dan kondisi pasien saat itu dengan melibatkan keluarga dan perawatan yang ada diruangan
-
Creator
-
Silalahi, Butet (STIKes Santa Elisabeth Medan, 2026)
-
Contributor
-
Karya Ilmiah Akhir
-
Date
-
2025