Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Self Efficacy Pada Pasien TB Paru di UPTD Rumah Sakit Khusus Paru Pemprovsu Medan Tahun 2025
- Title
- Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Self Efficacy Pada Pasien TB Paru di UPTD Rumah Sakit Khusus Paru Pemprovsu Medan Tahun 2025
- Abstract
- Tuberkulosis paru merupakan penyakit menular kronis yang memerlukan pengobatan jangka panjang dan sering menimbulkan masalah psikologis, dan self efficacy yang merupakan kemampuan pasien dalam melaksanakan tindakan yang diperlukan untuk mecapai hasil yang diinginkan oleh karena itu perlu adanya dukungan keluarga yang berperan penting dalam meningkatkan self efficacy pasien untuk menjalani pengobatan secara optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan dukungan keluarga dengan self efficacy pada pasien TB Paru di UPTD Rumah Sakit Khusus Paru Pemrpovsu Medan Tahun 2025. Metode penelitian desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini 236 responden, Teknik pengambilan sampel menggunakan simple accidental sampling dengan jumlah sampel 97 responden pasien TB Paru. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner. Analisa data dalam penelitian ini adalah univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar memiliki tingkat dukungan keluarga yang positif sebanyak 68 responden (70,1%) dan negatif sebanyak 29 responden (29,9%) dan tingkat self efficacy kategori positif sebanyak 79 responden (81,4%) dan negatif sebanyak 18 responden (18,6%). Uji statistik dengan pearson product moment didapatkan nilai p-value 0,029 dan koefisien korelasi 0,222 yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang lemah antara dukungan keluarga dengan self efficacy. Diharapkan agar peran keluarga ditingkatkan dalam proses perawatan pasien TB Paru melalui edukasi kesehatan yang terstruktur dan berkelanjutan
- Creator
- Siburian, Fitri Dona (STIKes Santa Elisabeth Medan, 2026)
- Date
- 2022
- Item sets
- Keperawatan
