Hubungan Lamanya Terapi HD Dengan Tingkat Kecemasan Pasien CKD Yang Menjalani HD Di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Tahun 2025
- Title
- Hubungan Lamanya Terapi HD Dengan Tingkat Kecemasan Pasien CKD Yang Menjalani HD Di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Tahun 2025
- Abstract
- Penyakit ginjal kronik (Chronic Kidney Disease/CKD) merupakan kondisi progresif yang mengharuskan pasien menjalani terapi hemodialisis (HD) jangka panjang dan berpotensi menimbulkan masalah psikologis berupa kecemasan.. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan lamanya terapi HD dengan tingkat kecemasan pasien CKD yang menjalani HD di rumah sakit santa elisabeth medan tahun 2025. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif dengan populasi yaitu seluruh pasien yang menjalani HD. Adapun sampel penelitian ini sejumlah 64 orang menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Zung Self-Rating Scale (ZSAS). Hasil penelitian didapatkan bahwa responden lamanya HD < 12 bulan sebanyak 21 responden (32,8%), lamanya HD 12-24 bulan sebanyak 18 responden (28,1%), lamanya HD >24 bulan sebanyak 25 responden (39,1%) sedangkan tingkat kecemasan di dapatkan tingkat kecemasan tidak cemas sebanyak 1 responden (1,6%), kecemasan ringan sebanyak 42 responden (65,6%), tingkat kecemasan sedang sebanyak 11 responden (17,2%), kecemasan berat sebanyak 10 responden (15,6%). Analisa data menggunakan uji spearman rank diperoleh pvalue = 0,000 (p<0,05) dan korelasi -0,602 Sehinga dapat disimpulkan adanya hubungan yang kuat antara lamanya terapi HD dengan tingkat kecemasan pasien CKD yang menjalani HD di rumah sakit santa elisabeth medan Tahun 2025 yang berpola negatif yang artinya semakin lama menjalani terapi HD maka tingkat kecemasan menurun. Sebaiknya kepada pasien agar menerapkan terapi musik pada saat menjalankan terapi HD sehingga dapat mengurangi kecemasan yang dialami
- Creator
- Hutajulu, Windy Anastasya (STIKes Santa Elisabeth Medan, 2026)
- Date
- 2022
- Item sets
- Keperawatan
