Gambaran Self Efficacy dan Dukungan Sosial pada pasien TB Paru di UPTD Rumah sakit Khusus Paru Medan Tahun 2025
- Title
- Gambaran Self Efficacy dan Dukungan Sosial pada pasien TB Paru di UPTD Rumah sakit Khusus Paru Medan Tahun 2025
- Abstract
- Tuberculosis paru adalah penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi mycobacterium tuberculosis, yang umumnya menyerang jaringan paru-paru. Self efficacy adalah keyakinan seseorang terhadap kemampuan dalam menghadapi suatu permasalahan, yang terbentuk melalui proses kognitif berupa pengambilan keputusan, kepercayaan diri, dan harapan dalam upaya mencapai tujuan yang diinginkan. Adapun faktor yang dapat meningkatkan Self Efficacy yang paling utama adalah adanya dukungan sosial baik dari keluarga maupun lingkungan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran Self Efficacy dan Dukungan Sosial di UPTD Rumah sakit Khusus Paru Medan tahun 2025. Metode pada penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling yang berjumlah 76 responden. Instrument penelitian ini menggunakan kuesioner Self Efficacy menggunakan Guide for Constructing self efficacy scale dan kuesioner dukungan sosial adalah kuesioner berupa Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS). Analisa data dalam penelitian ini menggunakan univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 76 responden menunjukkan yang mempunyai Self Efficacy yang tinggi sebanyak 75 responden (98.7%) dan Self Efficacy rendah 1 (1.3%). Yang mempunyai Dukungan Sosial baik sebanyak 75 responden (98.7%) dan yang buruk 1 (1.3%) responden. Tingginya Self Efficacy dikarenakan pasien yang berobat kebanyakan mempunyai keyakinan diri yang tinggi untuk dapat menjalani dan menyelesaikan pengobatan sampai selesai. Dukungan Sosial yang di dapat dari keluarga juga diperlukan agar pengobatan dapat selesai
- Creator
- Sianturi, Jesika Anggraini (STIKes Santa Elisabeth Medan, 2026)
- Date
- 2022
- Item sets
- Keperawatan
