Hubungan Optimisme dengan Resiliensi pada Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodilaisa di Rumah Sakit Khusus Ginjal Rasyida Medan Tahun 2025
- Title
- Hubungan Optimisme dengan Resiliensi pada Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodilaisa di Rumah Sakit Khusus Ginjal Rasyida Medan Tahun 2025
- Abstract
- Pasien dengan gagal ginjal kronik (GGK) yang menjalani hemodialisa menghadapi berbagai tuntutan fisik, emosional, dan sosial yang dapat memengaruhi ketahanan psikologis mereka. Optimisme dipandang sebagai salah satu faktor yang berpotensi meningkatkan resiliensi dalam menghadapi proses terapi jangka panjang tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara optimisme dengan resiliensi pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di Rumah Sakit Khusus Ginjal Rasyida Medan Tahun 2025. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 432 responden dengan jumlah sampel 81 responden dipilih melalui teknik purposive sampling kriteria inklusi meliputi pasien yang menjalani hemodialisa secara teratur 2–3 kali per minggu, memiliki kemampuan baca tulis, serta bersedia dan mampu bekerja sama dalam penelitian. Adapun kriteria eksklusi meliputi pasien dengan hambatan komunikasi berat, pasien yang menolak berpartisipasi, serta pasien yang menjalani hemodialisa secara darurat atau tidak teratur. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen berupa kuesioner yang mengukur tingkat optimisme dan resiliensi. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar memiliki tingkat optimisme yang optimis sebanyak 57 responden (70,4%) dan pesimis sebanyak 24 responden (29,6%) dan tingkat resiliensi yang berada pada kategori sedang sebanyak 26 responden (32,1%) hingga tinggi sebanyak 55 responden (67,9%). Uji statistik menunjukkan hasil uji chi-square dengan nilai signifikansi p_value = 0,006, terdapat hubungan yang signifikan antara optimisme dengan resiliensi pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi optimisme yang dimiliki pasien, semakin baik kemampuan responden dalam menghadapi tekanan dan dapat beradaptasi dengan kondisi penyakit
- Creator
- Simbolon, Enjelina (STIKes Santa Elisabeth Medan, 2026)
- Date
- 2022
- Item sets
- Keperawatan
