Hubungan Konsumsi Fast Food dan Stres Dengan Siklus Menstruasi Mahasiswa Asrama St. Agnes Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santa Elisabeth Medan
- Title
- Hubungan Konsumsi Fast Food dan Stres Dengan Siklus Menstruasi Mahasiswa Asrama St. Agnes Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santa Elisabeth Medan
- Abstract
-
Gangguan siklus menstruasi merupakan salah satu permasalahan reproduksi yang sering dialami oleh wanita usia produktif. Faktor risiko yang berpengaruh adalah konsumsi fast food dan tingkat stres. Penelitian ini menggunakan desain
kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 77 mahasiswi Asrama St. Agnes Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santa Elisabeth Medan Tahun 2025, diambil secara simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner FFQ dan DASS-42. Analisis dilakukan secara univariat,
bivariat (uji chi-square), dan multivariat (regresi linier berganda). Hasil uji Chi square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara konsumsi fast food (p = 0,000) dan stres (p = 0,003) dengan siklus menstruasi. Analisis multivariat
menunjukkan bahwa konsumsi fast food berpengaruh signifikan terhadap siklus menstruasi (p = 0,000), sedangkan stres tidak berpengaruh secara signifikan (p = 0,053). Uji ANOVA pada regresi linier berganda menghasilkan nilai p-value = 0,000, yang menunjukkan bahwa konsumsi fast food dan stres secara simultan berpengaruh terhadap gangguan siklus menstruasi. Konsumsi fast food terbukti menjadi faktor dominan yang memengaruhi ketidakteraturan siklus menstruasi. Oleh karena itu, mahasiswa disarankan untuk membatasi konsumsi fast food dan mengelola stres dengan baik guna menjaga kesehatan reproduksi - Creator
- Zebua, Love Is Talenta (STIKes Santa Elisabeth Medan, 2025)
- Date
- 2021
