Hubungan Pola Makan dan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Obesitas Pada Remaja Di SMP Swasta Katolik Assisi Medan Tahun 2025
- Title
- Hubungan Pola Makan dan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Obesitas Pada Remaja Di SMP Swasta Katolik Assisi Medan Tahun 2025
- Abstract
-
Obesitas adalah kondisi kelebihan berat badan yang disebabkan oleh penumpukan lemak di dalam tubuh akibat ketidakseimbangan antara berat badan dan tinggi badan ideal. Faktor yang mempengaruhi obesitas yaitu pola makan dan aktivitas fisik. Pola makan mencerminkan jenis, porsi, serta frekuensi asupan harian seseorang. Aktivitas fisik berperan penting dalam meningkatkan pembakaran energi tubuh, jika dilakukan secara teratur, sehingga dapat membantu mengurangi akumulasi lemak, serta menurunkan risiko terjadinya obesitas. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi hubungan pola makan dan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada remaja di SMP Swasta Katolik Assisi Medan. Rancangan penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Sampel penelitian ini adalah 34 responden, dan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner, dan lembar observasi. Analisa data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian ini diperoleh sebanyak 17 orang (85.0%) pola makan buruk dengan obesitas
tingkat berat, dan 11 orang (78,6%) pola makan baik dengan obesitas tingkat ringan, sehingga nilai p-value 0.001. Mayoritas 18 orang (90,0%) aktivitas rendah dengan obesitas tingkat berat, dan 12 orang (85,7%) aktivitas tinggi dengan
obesitas ringan, serta nilai p-value 0.000. Kesimpulannya ada hubungan pola makan dan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada remaja di SMP Swasta Katolik Assisi Medan Tahun 2025. Sebaiknya siswa/siswi SMP Swasta Katolik
Assisi Medan dapat mengurangi jenis makanan tinggi karbohidrat dan mengonsumsi makanan bergizi - Creator
- Simamora, Finti Agustinata (STIKes Santa Elisabeth Medan, 2025)
- Date
- 2021
