Uji Daya Hambat Ekstrak Bawang Merah (Allium cepa L) Terhadap Pertumbuhan Salmonella Typhi Dengan Sampel Darah Penderita Demam Tifoid Di Laboratorium Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santa Elisabeth Medan 2024
Title
Uji Daya Hambat Ekstrak Bawang Merah (Allium cepa L) Terhadap Pertumbuhan Salmonella Typhi Dengan Sampel Darah Penderita Demam Tifoid Di Laboratorium Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santa Elisabeth Medan 2024
Abstract
Salmonella typhi merupakan bakteri gram negatif yang bersifat patogen bagi manusia, kasus demam tifoid meningkat setiap tahun secara konsisten sehingga memerlukan pencegahan. Pencegahan demam tifoid secara alami dengan
memanfaatkan bawang merah atau Allium cepa L. Bawang merah dimanafaatkan sebagai antibakteri salah satunya bakteri Salmonella typhi karena pada umbi bawang merah memiliki kandungan flavonoid yang terbukti menghambat
pertumbuhan Salmonella typhi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui uji daya hambat Ekstrak bawang merah ( Allium cepa L) dalam menghambat aktivitas pertumbuhan bakteri Salmonella thypi pada media Mueller Hinton Agar (MHA).
Metode ekstraksi maserasi menggunakan pelarut etanol 96%, dan untuk menentukan aktivitas bakteri adalah metode Kirby Bauer dengan menghitung zona hambat menggunakan jangka sorong dengan rancangan penelitian PreEksperiment Post Test Only. Hasil zona hambat ekstrak umbi bawang merah
dengan konsentrasi 30%= 1,08 mm (lemah), 40%= 4,28 mm (sedang), 50%= 6,38mm (kuat) dengan jumlah sampel setiap konsentrasi 5 cawan petri. Hasil uji stastistik One Way ANOVA menunjukkan bahwa uji daya hambat ekstrak bawang
merah terhadap pertumbuhan Salmonella typhi menunjukkan nilai (P=0,000), yang artinya uji ekstrak bawang merah dapat menghambat pertumbuhan bakteriSalmonella typhi
Creator
Tarigan, Gress Heminola Br (STIKes Santa Elisabeth Medan, 2024)