Analisis Kadar Glukosa Darah Sebelum Dan Sesudah Tindakan Hemodialisa Pada Penderita Gagal Ginjal Kronik Di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Tahun 2022
- Title
- Analisis Kadar Glukosa Darah Sebelum Dan Sesudah Tindakan Hemodialisa Pada Penderita Gagal Ginjal Kronik Di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Tahun 2022
- Abstract
-
Gagal ginjal kronik adalah keadaan yang ditandai dengan gangguan struktur atau
fungsional ginjal. Di Indonesia penderita gagal ginjal kronik yang menjalani
tindakan hemodialisa aktif pada tahun 2015 mencapai 30.554 pasien. Kadar
glukosa darah dalam penelitian ini merupakan suatu penilaian berdasarkan
penurunan atau peningkatan sebelum dan sesudah dilakukan tindakan
hemodialisa pada penderita gagal ginjal kronik. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis hasil kadar glukosa darah pada pasien gagal ginjal kronik sebelum
dan sesudah dilakukan tindakan hemodialisa di Rumah Sakit Santa Elisabeth
Medan Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif analitik.
Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 178 orang dengan jumlah sampel
64 orang. Pengambilan hasil data dilakukan dengan menggunakan alat
otomatisasi. Hasil penelitian pemeriksaan kadar glukosa darah sebelum dan
sesudah tindakan hemodialisa, didapatkan rata-rata kadar glukosa darah pada
responden sebelum dilakukan tindakan hemodialisa adalah 131,27 mg/dl dengan
Standar Deviasi 26,441 dan pada rata-rata ini dapat dikatakan bahwa kadar
glukosa darah responden masih dalam batas normal. Kadar glukosa darah sesudah
tindakan Hemodialisa yaitu 123,69 mg/dl dengan Standar Deviasi 26,82 dapat
disimpulkan adanya perubahan rata-rata kadar glukosa darah sebelum dan
sesudah tindakan hemodialisa yaitu sebesar 8 mg/dl. Kadar glukosa darah
sebelum dan sesudah dilakukan tindakan hemodialisa dalam penelitian ini dapat dikatakan dalam kategori normal. - Creator
- Ambarita, Shintauli (STIKes Santa Elisabeth Medan, 2024)
- Date
- 2022
- Media
-
SHINTAULI AMBARITA