Pengaruh Mirror Therapy Terhadap Uji Kekuatan Otot Pasien Stroke Non Hemoragik Di RSUP Haji Adam Malik Medan Tahun 2019
- Title
- Pengaruh Mirror Therapy Terhadap Uji Kekuatan Otot Pasien Stroke Non Hemoragik Di RSUP Haji Adam Malik Medan Tahun 2019
- Abstract
-
Kekuatan otot adalah kemampuan otot untuk melakukan kerja yang berfungsi membangkitkan ketegangan terhadap suatu tahanan. Di Indonesia, prevalensi terjadi penurunan kekuatan otot pasien stroke 70%-80% pasien mengalamin
hemiparesisi (kelemahan otot pada salah satu sisi bagian tubuh) dengan 20%. Solusi untuk meningkatkan kekuatan otot dengan cara pemberian mirror therapy yang digunakan untuk menyampaikan rangsangan visual ke otak melalui
pengamatan bagian tubuh yang tidak terpengaruh saat ia melakukan serangkaian gerakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh mirror therapy terhadap uji kekuatan otot pasien stroke non hemoragik di RSUP Haji Adam Malik Medan. Metode penelitian ini menggunakan one group pre post test design. Populasi penelitian sebanyak 15 responden dengan penderita stroke non hemoragik. Teknik pengabilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive
sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan SOP. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai rata-rata sebelum dilakukan mirror therapy 2,93% dan nilai sesudah dilakukan mirror therapy 3,37%, dari uji analisis dengan mengunakan uji Wilcoxon Sign Rank Test dengan p value= 0.000 (p α<0,05). Kesimpulan adanya pengaruh mirror therapy terhadap uji kekuatan otot pasien stroke non hemoragik. Peneliti menyarankan agar penderita stroke dapat
melakukan latihan mirror therapy di rumah dengan dibantu oleh keluarga - Creator
- Sinaga, Isna Fenesia (STIKes Santa Elisabeth Medan, 2024)
- Date
- 2019
- Item sets
- Keperawatan
