Gambaran Tingkat Kecemasan Pasien Hemodialisa di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Tahun 2022
- Title
- Gambaran Tingkat Kecemasan Pasien Hemodialisa di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Tahun 2022
- Abstract
- Hemodialisa merupakan terapi yang berfungsi sebagai pengganti ginjal. Oleh karena itu diperlukan pengetahuan yang baik tentang hemodialisa untuk mencegah kejadian yang fatal bagi kesehatan. Akibat dari hemodialisa ini yang dapat menyebabkan pasien yang menjalani terapi rentan menalami kecemasan. Kecemasan adalah respon khawatir yang diberikan dan dirasakan seseorang jika merasa terancam dan merupakan hal yang sangat normal dalam kehidupan. Literatur tentang kejadian depresi dan kecemasan pada populasi jauh lebih banyak dari apa yang ditemukan pada pasien dengan penyakit ginjal. Data prevalensi kejadian depresi di Indonesia sebesar 6.1‰ dan prevalensi ganguan mental emosional (kecemasan) sebesar 9.8%. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui Tingkat Kecemasan Pasien Hemodialisis di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Tahun 2022. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pengambilan sampel menggunakan tehnik purposive sampling yang berjumlah 36 responden. Analisa data menggunakan analisa univariat dan didapatkan hasil bahwa tingkat kecemasan pasien hemodialisa tingkat “kecemasan sedang” 16 responden (44,4 %), yang memiliki tingkat “kecemasan berat sekali” 1 orang (2,8 %), dan responden yang tidak memiliki kecemasan sebanyak 1 orang (2,8%). Disimpulkan bahwa pasien yang menjalani hemodialisa sebagian besar responden mengalami tingkat kecemasan sedang. Diharapkan agar rumah sakit melakukan pendampingan dari kerohanian untuk memberikan ketenangan sehingga bisa menurunkan kecemasan pasien saat menjalani hemodialisa.
- Creator
- Butar-Butar, Ervina Saro (STIKes Santa Elisabeth Medan, 2024)
- Date
- 2022
- Item sets
- Keperawatan
- Media
-
Ervina Saro
Part of Gambaran Tingkat Kecemasan Pasien Hemodialisa di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Tahun 2022