Tingkat Kepatuhan Pasien Gagal Ginjal Kronis Yang Menjalani Hemodialisis Dalam Pembatasan Asupan Cairan di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Tahun 2018
- Title
- Tingkat Kepatuhan Pasien Gagal Ginjal Kronis Yang Menjalani Hemodialisis Dalam Pembatasan Asupan Cairan di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Tahun 2018
- Abstract
-
Ginjal yang mengalami gangguan maka keseimbangan elektrolit dan cairan akan terganggu. Hemodialisa merupakan terapi pengganti ginjal bagi pasien yang menderita Gagal Ginjal Kronik. Keberhasilan terapi Hemodialisa tergantung pada kepatuhan pasien, termasuk kepatuhan terhadap pembatasan asupan cairan seperti, Jenis, Jumlah, dan proses yang dianjurkan oleh petugas kesehatan. Pasien disarankan mengkonsumsi cairan tidak lebih dari 500 mL atau setara 2 gelas/hari, tidak mengkonsumsi makanan yang memiliki kandungan tinggi akan air dan garam. Prevalensi di RSUD Dr. Soetomo Surabaya dilaporkan sebanyak 70% mengalami kenaikan BB>4% dalam katagori bahaya. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi tingkat kepatuhan pasien gagal ginjal kronik dalam pembatasan asupan cairan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan sampel sebanyak 37 orang. Instrumen pengumpulan data
menggunakan kuesioner yang berisi 20 pernyataaan dan hasilnya akan diolah menggunakan analisis univariat. Hasil dari studi kasus ini menunjukkan bahwa pada umumnya (89%) responden patuh dalam menjalankan pembatasan cairan.
Namun Berdasarkan tingkat kepatuhan di jumpai 84% responden patuh pada jenis pembatasan asupan cairan, 54% responden patuh berdasarkan jumlah pembatasan cairan dan 76% responden patuh berdasarkan proses pembatasan cairan. Berdasarkan hasil penelitian responden lebih patuh dalam hal jenis dan proses asupan cairan jika dibandingkan dengan jumlah pembatasan cairan. Petugas kesehatan/ perawat dapat berperan sebagai educator untuk memberikan
pendidikan kesehatan kepada pasien hemodialisa khusus nya dalam meningkatkan pembatasan cairan berdasarkan jumlahnya - Creator
- Simbolon, Lamria Br (STIKes Santa Elisabeth Medan, 2024)
- Date
- 2018
- Item sets
- Keperawatan
